Minggu, 14 Maret 2010

TenangLah jiwaku

Hanya tinggaL menunggu wakTu...
Ya.. aku peRcaya (katanya) Tuhan kan buat smuanya baik...
Ya tapi kan baikNya DIA beLon tentu baik (bagi) aku...
ok.... kadang.. n baHkan seRing... buat TUHAN ini yang teRbaik..
Tapi, aku yang masih teRkuRung daLam tuBuhku...
BeLon tentu Liat en pandang itu baik....
ALL Right...
Meskipun (bagi) aku itu ndak baik (ndak menyenangkan)
-seRingkaLi bagi manusia tu yang baik = yang menyenangkan-

Nah.. keTika aku menuLis ini, ada sesuaTu daLam hatiku..
ada sesuatu daLam my mind...
That... ask HIM... "is that the best For me..??"

Yaa... but in my heaRt, in my mind, in my mouth...
He gave me tHis song....
the song that say that my desiRe to cLose with HIM...
more than eveRytHing I wish HIM...
Let see it....


LEBIH DARI SEGALANYA

Lebih dari segalanya kuberharap padaMu
Lebih dari para penjaga mengharap fajar pagi
Begitu rindu hatiku berada dekatMu
Alangkah dalam kasihMu memenuhi hidupku

Tenanglah jiwaku dalam naungan sayapMu
Menembus awan kelabu pandang kemuliaanMu
Selalu kurindu lekat dalam hatiMu
Mengikuti rencanaMu Yesus Tuhan Rajaku

Senin, 08 Maret 2010

The Blind Side

Kisah ini dimulai dengan Michael Oher, seorang remaja keturunan Afrika Amerika, yang diambil dari pengasuhan ibunya waktu kecil karena ibunya seorang pecandu narkoba. Tidak berprestasi di sekolah, Michael berprestasi di bidang olah raga, khususnya football. Singkat cerita, seseorang yang sementara menampungnya, mendaftarkan Michael pada sebuah sekolah swasta. Pada saat itulah nasib mempertemukannya dengan keluarga Leanne Tuoy, seorang perempuan berkulit putih, yang juga menyekolahkan anak-anaknya di sana.

Keluarga Leanne Touy menerima Michael sebagai anggota keluarga mereka. Setelah pindah ke rumah Leanne, prestasi Michael mulai seimbang di bidang akademis maupun di bidang olah raga karena bantuan seorang tutor yang disediakan Leanne. Menjelang tamat SMA, tawaran beasiswa dari berbagai universitas mulai berdatangan karena kehandalannya sebagai posisi offensive tackle dalam tim football sekolahnya.

Film ini kaya dengan penggambaran realitas sosial di Amerika Serikat, di mana ras masih kerap menjadi pengganjal dan pemisah antarwarga. Walaupun pujian menghujani film ini untuk pengangkatannya mengenai isu rasial, namun tak pelak, muncul berbagai komentar yang mengkritik penggambaran tokoh berkulit putih sebagai pahlawan bagi rekannya yang berkulit hitam.


-THE BLIND SIDE-

Remember the Titans

Dalam mitologi Yunani, Titan adalah kekuatan besar yang mengendalikan jagad raya. Oleh karena itu, segala hal yang menggunakan namanya harus mampu menunjukkan dominasi untuk mengendalikan yang lain. Tak terkecuali bagi TC Williams, sebuah sekolah menengah di kawasan Alexandria, Virginia yang memiliki klub sepakbola (rugby), Titans.

Pada tahun 1971, Sekolah yang senantiasa menjaga tradisi berprestasi dalam sepakbola ini tengah berupaya "mengendalikan" sekolah menengah lainnya lewat kompetisi tahunan sepakbola khas Amerika alias rugby.

Sepakbola (rugby) adalah segalanya bagi TC Williams juga bagi masyarakat kota Alexandria. Setiap pertandingan rugby dalam tingkat lokal pun kerapkali dirayakan secara meriah melebihi perayaan hari-hari libur nasional atau Natal sekalipun dan tentu saja berhasil masuk tim Titans merupakan kebanggaan bagi pemain dan keluarga.

Sebagai sekolah pembauran yakni tempat bersatunya warga kulit hitam dan kulit putih, upaya TC Williams memenangkan kompetisi menjadi impian yang sulit diwujudkan. Terlebih pada masa ini, perseteruan antara warga kulit hitam dan putih di Alexandria sebagaimana kota-kota lain di Amerika sering terjadi. Perlakuan diskriminatif terhadap warga kulit hitam terus terjadi, kehidupan mereka seolah-olah hanya berada dalam dua kondisi, penghinaan dan putus asa.

Namun, hambatan-hambatan ini sekaligus kesempatan emas bagi Herman Boone (Denzel Washington - Malcolm X, Hurricane, The Siege), pelatih kulit hitam asal South Carolina yang ditunjuk dewan sekolah sebagai pelatih kepala Titans, untuk membuktikan bahwa Titans mampu mengatasi semuanya dan menjuarai kompetisi.

Dibantu asisten pelatih kulit putih Bill Yoast (Will Patton The Client, OK Garage, In The soup), Boone dengan gaya kepelatihan yang terkesan otoriter secara perlahan mulai menanamkan rasa kebersamaan diantara para pemain Titans. Bagi Boone, Titans itu hanya satu. Tak ada hitam, putih, atau warna lainnya. Titans hanya dibedakan atas dua, menyerang dan bertahan.

Berhasilkah Boone dan Yoast membawa Titans menjuarai kompetisi?

-REMEMBER THE TITANS-

Rabu, 03 Februari 2010

pLease...

Entah sampai kapan aku tak tau…
Apakah kan ku seLaLu meneRima Rasa ini...
Kau yang duLu kumiLiki kini teLah peRgi..
Kau yang duLu menJadi keBahagiaanku teLah jauh...
Apakah menJadi baGian hiDupku meLihatmu beRsamanya...
Apakah munGkin ini haRus kuLaLui tuk mendaPat kunci jaWaban...
Bagi mu yang tuRut meRasa...

HaRuskah ku tegar meLihat semua ini...
Mampukah kumeneRima semua yang haRus kuJaLani...
Tanpa senYummu..
Tanpa candamu..
Tanpa kau yang seLaLu haDir di sisiku....

iZinkan ku tuk meLihat senyummu...
mesKi tuk yang teRakHir kaLinya...
Yang daPat menGisi gaiRah hiDupku...
Membuatku menGeRti apa aRti keHiduPan...

Minggu, 06 Desember 2009

HIDUP

Aku nda tau apa sebenarnya hidup itu...
Aku nda paham bagaimana kita harus menjalani hidup...
Aku nda menGeRti apa gejoLak kehidupan...
Aku nda abis pikir mengapa kehidupan penuh waRna...

Kala peRenunGanku....
GOD singkapkan buat aku..
aku dipeRhadapkan dengan situasi di mana ku haRus memaknai keHidupan dengan semestinya...
Tanpa aku meRasa mampu... Karna memang ku tak mampu...
Tanpa aku mengetahui... Karna aku memang tak tahu...

Di manakah Allahku daLam setiap Langkah hidupku...
Di manakah Allahku ketika aku 'seRong'...
Di manakah Allahku ketika aku bangkit...
Di manakah Allahku ketika aku beRtahan...

Satu jawaban kudapat kala kucoba maknai hidupku pun beseRta pengaLaman haRi-haRiku...
Ketika hidup bukanlah menyeRah karena penGaRuh keadaan sekitar... akan tetapi Lebih Luas Lagi dengan bagaimana kehidupan dinilai mampu mempenGaRuhi keadaan sekiTar...

Rabu, 11 November 2009

banyak banget haL yang ndak bisa dimenGerti...
waktu beLum tentu menjadi jawaban buat smua peRtanyaan..
baHkan ndak semua peRtanyaan mampu dijawab...
untuk apa hidup tanpa mampu memberi jawaban..
untuk apa hidup tanpa memahami kebeRadaan...
Hidup menjadi tanpa makna ketika hakekat hidup pun sudah beRganti...
KeHidupan akan menjaDi hampa ketika makna kebenaRan daLam hidup membias...

Ke mana kaki kan meLangkah menjaLani hidup yang semakin tak menentu...
Ke mana tanGan kan menGayun daLam hidup yang mengiRingi Langkah kaki...
Ke mana mata kan memanDang untuk menjaDi penentu Langkah kaki dan ayunan tangan...
Ke mana teLinga kan menDenGaR seTiap jeRitan.. setiap teRiakan makna tanpa suaRa...

Semua menjadi bias daLam menjaLani masing-masing hiDup.
Tak seoRangpun memiLiki kesamaan daLam mencaRi penentuan
KeRagaman itu ada ketika banYak pemiKiran daLam dunia...
seKaLipun tanpa titik temu...
kaRna seTiap oRang memiLiki point of view masing-masing...

DenGarLah setiap jeRitan itu...!!!!!!
Maknai TeRiakan meReka...!!!!!!!
Pahami desaHan tanpa asa...!!!!!!
Masuki hidup tanpa makna...!!!!
maknai hidup tanpa makna....!!!!!
dan waRnai hidup yang hampa itu...!!!!!

JanGan hidup daLam keGeLisahan ego...!!!!!
JanGan teRus menikmati candu...!!!
Hidup bukan sekedaR beR-ekstasi...!!!!!!
HidupLah dengan penuh makna daLam hidup setiap oRang...!!!!

Pasang teLingamu...!!!!!!!!!!!!!!!!
Buang ego mu.......!!!!!!!!!!!!!!!
TeLanjanGi kehidupanmu....!!!!!!!!!!!!
Masuki pikiRan meReka...!!!!!!!!!
Satukan peRasaan itu..........!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Jumat, 09 Oktober 2009

RancanganMU

KusadaRi TUHAN
s'mua yang teRjadi atas hidupku
KAU ijinkan teRjadi
tuk bawaku kembaLi padaMU

Dekap aku, TUHAN
Peluk aku, BAPA
Jangan biarkan ku Lepas
dari semua yang KAU rancang bagiku....

*KaRna ku tau RancanganMU
Rancangan Damai SejahteRa.....

**RancanganMU damai SejahteRa...
B'Rikanku haRi dePan penuh haRapan.....

Jumat, 25 September 2009

memoRies...

Beberapa waktu ini aku sanGat meRindukanmu...

Candamu yang tak munGkin Lagi kumiLiki
kini kau bahaGia beRsamanya...
Cinta sejati yang Lama kau nanti
tak mungKin Lagi kumilikimu... tak payah Lagi kumenantimu...
Sekian tahun kita Lewati beRsama... hanya sisakan aiRmata
Mungkin ku saLah mencintaimu... Karna ku bukanLah seoRang yang beRaRti bagimu...
Aku bukanLah aku yang duLu... Aku kini yang penuh kepaLsuan...

tak menGeRti siapa diRiku.......

Tak peRnah kubayangkan rasa ini kan ada..
tak peRnah kusangka beRatnya cinta beRtepuk sebeLah tangan
Tak kuduga cintaku memang hanya untukmu...
Kubayangkan kita kan teRus beRsama
Takkan ada 'jarak' pisahkan kita

Ternyata.....
Lambat kusadaR.. tak munGkin Lagi kumiLiki
Biar hati ini kan jadi miLik yang Lain
KuhaRap kubisa Lupakanmu..
Tapi kusadar itu tak munGkin..
Ku hanya kan mampu mencoba tuk hidup tanpamu...
Tiap kaLi kuingat dirimu..
air mata dan tawa beRcampur ruk ungkapkan rinduku padamu...

AKU MENCINTAIMU.....
AKU MERINDUKANMU...

andai waktu bisa kembaLi... 10 tahun...
tak munGkin kuaLami....

andai sekaRang ada waktu tuk ku beRtemu kamu..
kan kupeLuk eRat dirimu...
dan kukatakan...
"JANGAN TINGGALKAN AKU...."


TUNGGU..!!!! JANGAN...!!!
KUHARAP KAU BAHAGIA BERSAMANYA........
ITU PERMINTAAN TERAKHIRKU....
KARNA KU BENAR² MENCINTAIMU....

Rabu, 13 Mei 2009

don't stop!!

Kehidupan memang mempunyai banyak warna… menangis, tertawa, kesal, jenuh, dkk… ketika tertawa bahagia, kita nggak sadar apa dan siapa di balik kebahagiaan kita… ketika kita menangis sedih atau kesal, baru kita berteriak pada TUHAN…

First People, tapi untungnya TUHAN kita itu baik dan panjang sabar.
DIA tetap setia mengulurkan tangan-NYA ke bawah (pada kita)…
Nah… kita ini… mau nggak kita bergerak untuk menerima uluran tangan TUHAN itu???

JAdi, jangan diem ajaa…. TUnggu apa Lagi… gerakkan tangan kita ke atas dunk…

Pemain Vs Penonton

First People, beberapa waktu yang Lalu, ketika ku merenung dalam kamar, kuteringat pertandingan sepakbola. Ku berpikir mengenai penonton Vs pemain. Secara tak sadar mungkin kita lebih menikmati permainan tersebut sebagai penonton / pendukung team andalan yang setia.
Humh…. Aku membandingkan pertandingan tersebut dengan kehidupan ku. Dalam hidupku, aku ini pemain atau penonton, ya???
Seorang penonton yang hanya mampu bersorak, seorang penonton yang hanya mampu mencela kesalahan pemain, seorang penonton yang hanya mampu marah ketika permainan tak berjalan sesuai keinginannya…
Ataukah seorang pemain yang dengan sportif menghadapi tantangan, seorang pemain yang mau saling menopang, seorang pemain yang mampu percaya akan kemampuan teman satu teamnya dan suka bersama-sama dalam menyelesaikan permainan tersebut???
First PeopLe, tema kita bulan ini ‘action time’. Kita mau belajar untuk menjadi orang yang nggak hanya mampu bersuara.
DOA: TUHAN, aku mau menjalani kehidupanku sebagaimana Kau mau aku hidup. Ajar aku TUHAN untuk dapat menolong orang-orang di sekitarku, untuk dapat memahami kebutuhan mereka. Dan berikan aku hikmat untuk dapat menyatakan bahwa Engkau yang ada daLam ku berkuasa atas ku…