Tampilkan postingan dengan label ReFLekZi_2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ReFLekZi_2. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 April 2014

Bloody RoaR

Mungkin penggalan kata yang aneh untuk sebuah judul tulisan yang diterbitkan pada malam Jumat Agung...

Malam yang sekarang sunyi...
Hanya detakan jam mengiringi hentakkan tuts keyboard di laptop
namun tak sesepi dalam pikiranku...
Terngiang ada banyak jeritan di sana sini...
Erangan tertahan menandakan kesakitan yang mendalam...
Teriakan tawa di mana-mana...
Suara besi yang mengoyakkan daging...
hingga mengucurkan darah....
dan mungkin juga nanah...
Suara tangisan perempuan di sudut jalan....
Suara isak tangis para lelaki.... di sana...

Tak tertahankan air mata saat halaman edit blog mulai terpenuhi dengan rentetan huruf...
yang mengisahkan jeritan dari dalam hati...
Hanya ucapan syukur atas semua anugerah yang sudah diberikanNya bagi ku...
Anugrah yang tak memandang rupa...
Anugrah yang tak memandang hina...
Dia telah rela dihinakan demi mengganti hina ku...
Dia yang telah rela dihukum demi menanggung hukuman ku...
Dia yang telah rela dipermalukan demi menanggung malu ku...
Dia yang tertatih-tatih menuju 'tempat pembantaian'...

Thank`s GOD....
for Your Grace....
for Your Cross....

It's not just a Story...
It's not just a Tale...
It's just about.....LOVE....!!!!

JESUS LOVE ME..!!!
JESUS LOVE YOU..!!!
JESUS LOVE US..!!!!!!!





John 3:16 "For God so loved the world, that He gave His only begotten Son, that whoever believes in Him should not perish, but have eternal life."



Rabu, 21 November 2012

Perantauan


Aku melihat satu persatu mereka telah pergi
mengakhiri berjuta cerita, berjuta kisah dalam perjalanan hidup.
Sebuah kebahagiaan dalam titik akhir seorang musafir.
Ribuan air mata berurai tanpa batas dalam mengiring akhir cerita para pendahulu..
Menjadi pertanda rasa hampa dalam kalbu...
Mereka telah mencetak sebuah kisah mendebarkan, mengharukan, memberi inspirasi dan motivasi.
Satu persatu memberikan jalan cerita perantauan yang bervariasi...
Satu demi satu...
Satu demi satu...
Satu demi satu...
Hingga suatu saat waktu ku dan waktu mu...
Akankah perantauan kita menjadi sebuah kisah indah yang membekas...?

Sabtu, 03 November 2012

PoLa Asuh MenentUkaN

Jika anak dibesarkan dengan celaan,
maka ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan,
maka ia belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan,
maka ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan penghinaan,
maka ia belajar menyesali diri
Jika anak dibesarkan dengan toleransi,
maka ia belajar mengendalikan diri
Jika anak dibesarkan dengan motivasi,
maka ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan kelembutan,
maka ia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman,
maka ia belajar percaya
Jika anak dibesarkan dengan dukungan,
maka ia belajar menghargai diri sendiri
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan,
maka ia belajar menemukan kasih dalam kehidupannya
-Dorothy Law Nollte –

Selasa, 09 November 2010

Lu aja bisa, masa Gua ga bisa??!!

“sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu”

Satu kalimat menarik, yang berisi sebuah kata yang ndak asing, dan bahkan topi SD kita pun melambangkan kata itu. Ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani…

Kata TELADAN, memang sangat sering kita dengar. Dan sadar ga sadar, kita pun dituntut untuk menjadi teladan bagi siapapun, di manapun dan kapanpun kita berada.

Kata TELADAN sendiri bagi saya bersifat subyektif. Apa yang dapat saya teladani dari seseorang, berbeda dengan apa yang si ‘A’ teladani dari orang yang sama. Meskipun sama-sama kita meneladani seorang yang sama.

Dan pada kesempatan sore ini, saya akan membagikan apa yang sedang saya teladani dari ‘sesosok’ yang sering disebut ALLAH.

Berdasar ayat yang kita telah baca tadi, dalam, secara keseluruhan kalo ga salah, ayat dan perikop ini sering dibahas ketika akan berbicara mengenai melayani dan bukan dilayani. Tapi kali ini, secara reflektif dan subyektif saya mau membagikan apa yang ALLAH teladankan dan sedang saya teladani yang pun sangat berat bagi saya secara pribadi,:”Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.” ALLAH meneladankan kasih bukan hanya memberi teladan sebuah kasih. Tapi DIA sendiri Lah kasih itu. Namun Bagi saya kata mengasihi masih sangat abstrak. Dan hal konkrit yang menjadi perefleksian saya dan mau saya ajak kita untuk sama-sama belajar, bahwa Dia pernah mengatakan “Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang kata ini menjadi teladan dari DIA, sebagai bukti kasih yang sering digembar gemborkan orang Kriten, yang sedang saya teladani dan merupakan hal yang sangat berat. Ga gampang untuk bisa menerima orang lain. Apalagi orang lain itu memiliki prinsip yang benar-benar berbeda, memiliki latar belakang yang “ANCUR” menurut kita, apalagi ketika orang itu memiliki kehidupan yang bertolak belakang dari apa yang menurut kita benar.

Ada seorang tokoh yang sering kita dengar, tokoh ini banyak musuhnya. Banyak yang ga suka karena menurut kebanyakan orang,.. dan mungkin juga menurut kita sekarang, bahwa profesi dan kelakuannya sangat-sangat menyebalkan dan merugikan.

Ketika Tuhan Yesus mau datang makan bersama di rumahnya, semua orang bersungut-sungut dan mengatakan "Ia menumpang di rumah orang berdosa."

Ada juga perumpamaan yang Dia bagikan pada murid2Nya mengenai seorang yang abis2an diserang para penyamun, yang sering dikenal dgn kisah orang samaria yang baik hati.

Melalui dua kisah ini, yang mau saya sampaikan, bahwa merasa diri benar bahkan paling benar, adalah salah satu hambatan untuk kita bisa menerima orang lain. Jadi, kita harus selalu sadar bahwa di dunia ini semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.

Yang kedua, kita ga mau menempatkan diri pada posisi orang yang tidak bisa kita terima.

Yang ketiga, jangan-jangan kita belum menerima kasih dari Allah secara utuh dalam hidup kita..??? atau kita ga ngerasa kalo Allah menerima kita apa adanya…???? koQ sampe-sampe kita ga bisa menerima orang laen…????

“Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.”

Kamis, 26 Agustus 2010

RamaLan....???


Saya mendapati sebuah bacaan mengenai ramaLan..
Bukan sebuah haL baRu ketika kita mendengar kabar mengenai ramaLan.
Apapun itu... akan mengundang pro dan kontra sebagian masyarakat... yang mengikuti kabar tersebut, tentunya..

ramaLan yang unik yang saya dapati ketika tersusun sangat sistematis oleh si penulis..
seoLah-olah merupakan sebuah sejarah yang... hanya jika kita membacanya di taun terakhir runtutan ramaLan tersebut.. sayangnya taun di mana kita hidup sekarang menjadi uRutan peRtama dari rangkaian sejarah... (yach,.. namanya juga ramaLan... )

ok... seteLah saya membaca berurutan, dan sampai pada bagian akhir saya mendapati sebuah kaLimat.....
"...kemampuannya melihat masa depan karena bantuan makhluk gaib yang mendampinginya dan membisikkan padanya tentang apa yang akan terjadi. Tapi Vanga tidak bisa menjelaskan dari mana makhluk gaib itu berasal. Makluk gaib itulah yang memberinya informasi tentang orang atau apapun yang akan terjadi atau telah terjadi....."

Sang penulis menyatakan bahwa si peramal mendapat bisikan dari roh gaib...
Saya menjadi cuRiga...
kecurigaan saya berangkat dari beberapa artikel mengenai ramal-meramal dalam artikel-artikel yang boleh saya dapatkan beberapa waktu lalu...

Hal itu menyatakan bahwa ketika kita mempercayai ramaLan, berarti kita menyerahkan kehidupan kita di tangan si pembuat ramaLan dalam arti si gaib yang menjadi 'pembimbing' sekaligus 'penasehat' si peRamaL...
dan andai yang ter-ramaL semuanya terjadi, beRaRti si gaib beRhasiL mengarahkan dan men-skenario-kan kehidupan kita...

WOW...!! that's so amaZing..!
maksudku, andai kita semua, kebanyakan oRang dengan kompak untuk tidak menyetujuinya...? hmm... saya yakin hanya kehendak BAPA sajaLah yang pasti akan teRjadi..... ^-^
hmmm.. hm... hm....

Perlu kita perhatikan dengan seksama... bahwa sudah jeLas dan sangat jeLas tertuLis dan sering kita dengar pun patut serta peRlu bahkan wajib kita yakini, bahwa rancanganNya adaLah rancanGan damai sejahteRa dan bukan rancanGan keceLakaan untuk mendatangkan hari depan yang penuh haRapan...

Sabtu, 21 Agustus 2010

TUHAN yang KREATIF

Saya tertarik dengan sebuah adegan daLam FiLm yang cukup tenaR beberapa wakTu LaLu...
FiLm ini bercerita tentang seorang anak kuLit hitam dari barat yang pindah ke Beijing bersama dengan ibunya.
Dre. begitu nama panggilan anak ini.
Hari pertama ia menginjakkan kakinya di Beijing, bermain dengan teman-teman sebayanya, rupanya ada sekelompok anak yang tidak senang dengan kehadirannya.
Di Beijing, kota yang asing, Dre merasa tertekan hingga suatu saat karena ulah kejengkelannya, mengakibatkan ia dikejar dan dikeroyok oleh mereka yang merasa terganggu oleh kehadiran Dre.
Mr. Han, yang diperankan oleh Jackie Chan datang tepat waktu untuk menolongnya.

Singkat cerita, adegan yang membuat saya tertarik ialah ketika Mr. Han melatih kungFu pada Dre. Di Luar dugaan, selama beberapa hari, Mr. Han HANYA meminta Dre keciL untuk memakai jaket, melepas nya, meletakannya di tanah dan kemudian menggantungkannya. Latihan dasar itu dilakukan selama beberapa hari sampai titik jenuh Dre, ia meminta untuk mengakhiri semuanya karena menganggap itu suatu kebodohan yang tak menghasilkan. Bahkan ia menyebut Mr. Han seorang yang tak mampu apa²..!!!

Melihat adegan itu, saya pun tertawa dan bertanya-tanya apa yang akan dilakukan Mr.Han dengan latihan itu terhadap Xiao Dre, begitu ia memanggil Dre.
Setelah berjalannya FiLm tersebut, saya menangkap bahwa seperti itu juga lah kita menghadapi setiap latihan kecil dalam keseharian kita...
Kita jenuh.. dan menganggap semua hanya rutinitas kebodohan yang tak menghasilkan. Akan tetapi, ALLAH kita memang ALLAH yang kreatif.... apapun dapat dipakainya sebagai medan dan sarana pelatihan kita untuk menjadi alatNYA yang akan DIA pakai sesuai kehendakNYA.


Seperti Dre kecil dalam FiLm KARATE KID, seperti itulah aku...
jenuh dengan keseharianku... menganggap semua hanya ajang kebodohan...
ajang untuk menghabiskan waktu tanpa menghasilkan...
ternyata, semua yang kujalani saat ini, meski mungkin menjenuhkan,...
adalah merupakan sebuah sarana untuk aku mampu menjadi yang TUHAN mau...
tepat waktunya nanti, aku akan mendapat pemahaman sampai aku mampu berkata...
"YA... That's it..!!!"

TUHAN punya caRaNYA sendiri untuk membentuk aku...
TUHAN punya caRaNYA sendiri untuk menundukkan aku...
TUHAN punya caRaNYA sendiRi untuk hidup aku...

TUHAN itu KREATIF.....

Pengkotbah 3:11 : "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tida dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan ALLAH dari awal sampai akhir..."

Senin, 08 Desember 2008

ABCD..... adu bo' cape, deee...

tinggal seminggu Lagi ni maaaannnnnnnn..........
13, 15, 19............. wuaaaaaaaa......... semua mendekat....
tak ada tanda-tanda keberesaaaannnnnnnnnnnnn
repooooootttttttttttttttttttt

heLp meeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee

Kamis, 04 Desember 2008

sibuuuuukkkkk

GOD..... ku heran banget.... kepercayaan yang boleh dikasi ke aku...
dan team ku, tentunya...
sangat Luar biasa banget....
ku berpikir... bisakah aku...
sanggupkah aku...
mampukah aku..
ketika impian datang....
melonjak kegirangan tak sabar, hatiku
ketika impian mulai perlahan mendekat pencapaian..
kebimbangan melanda ku...
bisakah aku...
sanggupkah aku...
mampukah aku...


OH, GOD...............................
give me a strength...
just UR my stregth...
give me a health...
just UR my heaLer...
give me a joy...
just UR my joy...
give me an ability...
just UR my ability...


di tengah kesibukanku...
ajarku tuk tak meLupakan-MU
di tengah kegiatanku...
ajarku tuk mengandalkan-MU...

Jumat, 28 November 2008

penderitaan

Berbicara mengenai penderitaan.....
sebenarnya kenapa si koq penderitaan itu ada?
Di mana Tuhan saat manusia menderita?
kan katanya Tuhan tu Maha Kasih?
apa Dia nda tau kaLo manusia menderita?
kan katanya Tuhan tu Maha Tau?
Apa Dia nda berkuasa hiLangkan penderitaan?
biar kita nyantai, gitu?
kan katanya Dia Maha Kuasa?
Apa Dia bener2 sayang kita, man???????

Banyak kejadian2 yang sangat meresahkan manusia.
Banyak bencana meLanda
Aplagi ni masuk krisis gLobaL
Kenapa oRang yang udah percaya pun masih merasakan krisis yang terjadi?


Bukankah kaLo Dia sayang kita, Dia tau kita stress kaLo hadap kRisis,
harusnya Dia lewatkan kita dunk.. supaya kita nda perlu alami krisis?


Oh maaannnn...... u know.... Justru di baLik itu semua Lah bukti sayangnya GOD ma kita....
Justru di baLIk tu semua Lah GOD mau buktikan penyertaannya ma kita
Kita nda berhak ask "WHY??"
kita nda berhak pertanyakan kedauLatan GOD atas hidup kita...

Satu haL yang Lyn suka tentang hidup....
Bahwa hidup tu bervariasi...
Hidup tu nda mbosenin
Hidup tu penuh tantangan
So, semua orang bisa semakin kuat n surrender HIM


KRISIS.... buat kita tu artinya....
KRIS tus
In Side

so, guyZ....
LET's GOD be GOD n Let's man be man....


Ada yang mw comment about this statement? comment me pLz....
thx n GBU

Pengampunan

Katanya, pengampunan tu suatu komitmen. bukan berarti melupakan.
Katanya, pengampunan tu ketika kita mengingat sudah tak ada lagi rasa 'rugi' Katanya, pengampunan tu bukan cuma ke orang aja, melainkan juga kondisi dan situasi
Katanya, pengampunan tu nda bisa beres hanya dengan sekali saja

Ketika kita mengambil keputusan untuk mengampuni,

Hal tersebut berarti keputusan kita untuk tidak lagi sakit hati

Kenangan pahit itu tak akan bisa terlupakan karena memang Allah tidak mengajarkan itu

Akan tetapi, keputusan itu membantu kita untuk tidak lagi sakit hati ketika mengingatnya


Ketika kita sudah mengampuni, kita harus berani bayar harga
kita harus siap ketika kenangan pahit itu terus datang menghantui kita
Kita harus berani mendeklarasikan kuasa pengampunan yan udah kita dapat dari Tuhan
Kesediaan kita untuk mengampuni tergantung dari seberapa besar kita paham akan kuasa pengampunan yang udah Tuhan anugerahkan ke kita

Kita aja nda Layak, tapi Tuhan mau mengampuni kita
Masa kita nda isa si????

Kadang Lyn berpikir kaLo Lyn tu orang yang nda gampang kepahitan

Lyn berpikir kaLo Lyn tu orang yang paLing mudah mengampuni

Tetapi, sebenarnya, ketika ku mengingat semuanya,

Rasa sakit hati dan kecewa tu masih ada

Tapi ku yakin, ketika ku udah berkomitmen untuk mengampuni,
Ku udah serahkan ma Tuhan,
ketika ku mengingat semuanya,

kembaLi kuserahkan dan kudekLarasikan bahwa ku udah ambiL keputusan untuk mengampuni
Sakit hati itu peRLahan menghiLang....

"....Dan ampuniLah kesaLahanku, Seperti ku juga mengampuni oRang yang bersalah pada ku..."

Senin, 24 November 2008

surrender

sore ini ku mw chek up Lg....
gimana hasiLnya ya.....

I suRRender....


kemaren ku waktu maen game di komputer,
tiap tingkat ku merasa tambah susah.
biasa sering gitu si...
tapi nda tau koq mLm kmRn ne Lyn kerasaaaaaaaaaaa Laeeeeeeeeeen bgt...

Jadi pikir.... koq susah gini ya....


Lyn merefLeksikan daLam hidup ini....
tambahnya usia...
tambahnya hari...

Hari nda semakin gampang.
Justru tambah hari, tambah usia kita...
kesuLitan akan semakin bertambah

Lhah.... udah dewasa kah Lyn??
Ketika Lyn udah dewasa,
ketika kita udah dewasa, kita akan bisa LaLui tu semua...

dengan catatan ne....
tanpa ada tingkat kesuLitan, sebuah game nda akan ada menaRiknyaaaa.....

GBU....

Jumat, 14 November 2008

bohong???

......hhmm.....hhhhh......

ketika kita merasa dunia tak lagi menjawab setiap pertanyaan
ketika setiap jawaban sangatlah asing dalam hidup kita
ketika kenyataan tak sesuai harapan
ketika kepalsuan mulai menjelajahi isi kehidupan

ku berpikir bahwa tak ada kemurnian dalam hidup ini
tak ada lagi ketulusan setulus merpati
tak ada lagi kecerdikan seperti ular
tak ada lagi kepolosan bagai anak domba

kepalsuan demi kepalsuan
kemunafikan demi kemunafikan
kefasikan demi kefasikan
kemurkaan demi kemurkaan...

tak nampak lagi kawan di antara lawan

akankah kedamaian menjadi nyata?
akankah kedamaian terasa membawa dampak
ataukah semua hanya mimpi?
ataukah semua hanya...

....bohong....

Sabtu, 08 November 2008

kuLiah jaLan-jaLan...

dua hari ini Lyn ikut kuL padat Pak Ery d Lembang
waaa...... enak... nda stress, gt.. refreshing, Lah...
seLaen cari suasana baru, kita dapet banyak haL mengenai apa yang diajar bapak
cepet masuk gitu...
yach... masaLah apa yang ku dapat.. nda isa kutuLis di bLog ini...
tapi satu haL, ketika kita mau maju, gunakan rasio kita
manusia menanam, TUHAN yang memberi pertumbuhan...
gbu... =>

Kamis, 06 November 2008

account of my Life

hmm... beberapa hari ini perut ku koq aneeehhh bgt ya....
rasa kaya ada angin putar2 gitu, dech.... sampe tambah sesak, nafas ku
... =c

kenapa, ya.....

aku berpikir... daLam menjaLani kehidupan, hidup kita cuma sekaLi...
dan esok kita pasti mendapat bagian meLihat account dari setiap perbuatan kita...
debet atau kredit, ya??
untung atau rugi, ya...

tapi, jika dipikir uLang, kaLo account sebuah perusahaan
ada sedikit selisih, kita bisa urut uLang dari awaL
akan tetapi, daLam hidup ini...
tak kan mampu kita urut uLang dari awaL.

hanya akan ada kesempatan kita untuk menyaksikan
menghitung...
meniLai...
meLihat hasiL akhir...

yaacchhhh............ gitu dech........
kaya apa ya, hasiL akhir ku keLak??
debet atau kredit??
untung atau rugi, ya...

Selasa, 04 November 2008

hidup daLam arena tinju

berada pada posisi netRaL adaLah haL yang membutuhkan suatu kejeRnihan pikiRan .
Ketika kita mau menjadikan sisi biru sudut pemenang, kita harus meLihat sisi meRah pun menunjukkan kemampuannya daLam beRadu.
kebenaRan menjadi haL yang ReLative daLam era postmodeRn..
pandangan seseorang mengenai kebenaran udah sama sekaLi beRbeda antara yang satu dengan yang Lain.
sekeLompok oRang
-secaRa extreme- memandang sudut biru sebagai pemenang
kan tetapi kita harus ingat bahwa ada sekeLompok oRang memihak pada sudut meRah.

kita tidak boLeh membiarkan suaRa memenuhi piLihan kita daLam menentukkan kebenaRan

pihak netRaL haRus benaR-benaR pandai menetRaL kan hati

Tanpa desakan dari pihak manapun untuk mengambiL keputusan
merupakan haL beRat
bagi kita manusia di pihak netRaL

sekaLi Lagi saya utarakan bahwa pihak netRaL iaLah pihak yang tak memihak
atau meLihat kebenaRan secaRa garis besar

akan tetapi, pihak netRaL iaLah pihak yang mampu meLihat kebenaRan secaRa obyektif
dari kedua beLah pihak
sisi biru memiLiki dasar peLatihan berbeda dengan sisi meRah
sekaLipun pertandingan tinju memiLiki prasyarat sebagai pemenang
arusLah wasit, yang berada pada pihak netRaL tidak berat sebeLah
benar-benar meLihat sebuah kesaLahan adaLah kesaLahan
kebenaRan obyektif adaLah kebenaRan
sekaLipun haL tersebut sangat beRat....

Senin, 03 November 2008

tangga kehidupan

ketika kita mengeluarkan sebuah larangan
berpikirkah kita akan kesanggupan dalam men-taati peraturan tersebut?
sanggupkah kita memberi teladan dalam menjauhi hal itu?
yakinkah kita tak kan menjadi batu sandungan bagi sekitar?

manusia...
cenderung menjadi pemimpin bagi diri sendiri
entah benar ataupun salah..
selalu manusia mencoba dan berusaha menjadi pemimpin

akan tetapi,
pernahkah kita berpikir
sebuah kepemimpinan sejati
tanpa teori dan bukan basa basi
pemimpin sejati...
memimpin tanpa banyak kata
pemimpin sejati...
memimpin dengan hati

setiap orang mau dilihat bahwa dirinya lah yang paling benar
setiap orang ingin dipandang bahwa dirinya lah yang terbesar
sadarLah wahai manusia...
setiap tingkatan gedung, ada Lantai dasar


sebeLum kita mencapai puncak gedung..
kita harus melewati Lantai paling dasar

sebelum kita masuk Lantai paLing dasar
kita terLebih dahuLu menginjakkan kaki di depan pintu gerbang

semua ada awaLnya..
tak kan mampu kita menginjakkan diri di atas
tanpa merambat dari bawah!!!!!!!!!

pikiranku

aku berpikir bahwa tiap2 manusia memiliki dunianya sendiri
memang tak se-
extreme seoRang anak autis, si...
tapi dalam setiap pikiran tiap-tiap orang, mereka memiliki pemahaman masing-masing
mengenai segaLa sesuatu yang mereka indrai..

manusia meLihat boLa, tak semua berpikir bahwa itu boLa

manusia mendengar auman singa, tak semua menganggap itu singa
manusia mencium aroma mawar, tak semua setuju bahwa itu mawar
manusia menyentuh buaya, tak semua yakin bahwa itu buaya

banyak haL yang menunjukkan bahwa

tiap manusia memiliki pandangan masing-masing
tak terkecuali dalam hal bersosialisasi
manusia cenderung saling menyalahkan

ketika mendengar pembicaraan orang
manusia lebih menganggap itu salah
ketika melihat perbuatan seseorang
manusia cenderung melihat secara negativ

tiap-tiap manusia memiliki kesibukan sendiri dalam pikirannya
pemaksaan tak mungkin dapat dibenarkan
aku berpikir 'A' belum tentu mereka mengerti bahwa 'A' adaLah 'A'
aku berpikir 'B' sangat suLit menyampaikan bahwa 'B' adaLah 'B'

manusia hanya akan saLing membenarkan diri sendiri seLama manusia tersebut tak mengerti bahwa kehidupan tiap-tiap manusia berbeda
sekaLipun manusia adaLah satu dari ALLah, manusia memiliki karakter dan kepribadian masing-masing

satu haL bahwa....
hanya
aku dan ALLah ku tau siapa dan bagaimana aku

Senin, 27 Oktober 2008

bersih-bersiiihhhh...

Seharian ini, aku bersih2 kamar. maksudku, aku tata uLang kamarku.
meja pindah, kasur pindah, semua-mua, dechhhh....

percaya, nda.... sampah isa sampe 1 dos, besaaaarrr... mantap, Lah...
bis semua bersih, tinggaL aku sapu n peL kamarku...

wah.... seteLah semua seLesai, kamar jadi enak. bersih..
rapi... tertata abis n +cemeRLan, euy...

ku pikir2 Lagi, kamar yang bersih n tertata rapi tu enak, ya...
nda sepet, di mata.... segar di Liat...
Lah... tinggaL aku isa jaga nda ya, kebersihan kamarku??
biasanya si... beberapa hari doank...



Kaya hidup... hidupku ini, alias hatiku... kotor pa bersih ya....
ketika aku muLai bersihkan hatiku, isa nda ya aku jaga kebersihannya...
sekaLipun muLai sedikit kotor, aku harus segera bersihin.
so, nda tunggu numpuk, gitu... nanti kaLo udah numpuk....
wwwuuuaaa........... kebayang dech.. kayak kamar yang udah 1thn nda dibersihin..
jangankan di atur uLang.. disapu or dirapi2 aja nda pernah.....

when I imagine my cLean room... I must do something.. to cLean my room..
so, i don't have to work hard tommorrow....

Like my heart... if I wanna have a cLean heaRt... I must cLean my heaRt eveRy day and eveRy time....

Minggu, 26 Oktober 2008

confused..

duh.... kadang kita nda tau apa yang terjadi...
kita nda akan pernah bisa mengatur apa yang akan terjadi dan apa yang harus terjadi..
kita sering berpikir dan mengharapkan apa yang kita inginkan untuk terjadi dalam hidup ini.
hmmmhhh.... aku mengharapkan apa yang terjadi saat ini nda perlu terjadi.
kaLo pun Tuhan mau aku mengalami setiap kejadian ini untuk mengingatkanku, kenapa dibawaNYA aku 'naik turun'??

bukankah hal itu makin membuatku bingung....

aku sangat mengharapkan kebingunganku membuatku makin mendekat padaNya, meskipun hal ini sangat berat buat ku... hanya kekecewaan, kesakitan, kesedihan dan kepahitan yang saat-saat ini kurasa...

dan tak ada seorangpun kan tahu... tidak juga kau...

Minggu, 19 Oktober 2008

sahabat

siang ini, tiba-tiba temanku menanyakan sesuatu mengenai haL yang sebenarnya juga menjadi pertanyaan buat aku. Setelah ia menanyakan haL itu, sampai saat ini, pertanyaan itu terus berputar di otakku. apa si sebenarnya sahabat itu dan siapa sih sahabat yang sebenarnya dan seperti apa si sahabat yang baik itu...
ketika otakku hendak mencoba menjawab, aku muLai memisahkan arti sahabat menurut dunia dan menurut aLkitab.
saat ini aku mau mencoba memikiRkan di Luar kekristenan. dan aku pikir tak ada bedanya juga, si..
apakah sahabat yang baik itu selalu mendukung? gimana kaLo kita salah? apakah ia juga mendukung kita?
apakah kita dan sahabat kita memiliki pemikiran yang sama mengenai kebenaran suatu haL?
duh.. bingung kan? yach.... gitu dech... setelah menguLas baLik, ternyata aku tak kan pernah menjawab pertanyaan temanku... dan hanya YESUS Lah sahabat terbaik... meskipun sebenarnya kata sahabat sendiri tak kan pernah terjawab artinya..